12:43am

Hai! Lama tak menyentuh blog. Hehe. Sibuk.

Cuma mau cerita. Ada banyak teman sekolah saya yang bertanya,

•bagaimana bisa saya berteman dengan orang-orang luar area sekolah maupun luar komplek perumahan?

Saya tipe orang yang berani buat berkenalan dengan orang baru. Itu yang membuat saya punya banyak teman di luar dari area sekolah dan komplek perumahan saya. Keluar zona nyaman itu perlu. Tapi tetap berhati-hati karena dunia ini tak melulu orang baik. Saya berkenalan dengan teman-teman saya itu lebih banyak lewat media sosial seperti instagram. Kemudian melalui event-event. Lalu juga melewati perantara orang ketiga. Misalnya, saya punya teman. Kemudian teman saya ini memperkenalkannya pada temannya ini. Seperti itu.

•Ga difilter?

Ya tentu difilter. Dengan kenalan terlebih dahulu, kita jadi tau seperti apa orang tersebut. Kalau menurut saya dia akan menjadi pengaruh buruk untuk saya, ya saya tinggalkan. Pilih-pilih teman itu harus. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

•Kok kebanyakan cowok?

Nah kalau ini kurang tau. Tapi dari yang saya rasakan, mungkin dari hobi. Kemudian persamaan genre lagu. Kita saling sharing. Saya merasa, kalau cowok itu lebih asyik dan cepat kenal ketimbang cewek. Cewek membutuhkan waktu lama dan biasanya tidak langsung terbuka. Berbalik pada cowok.

•Tapi audi cewek?

Iya. Disesuaikan aja. Pintar-pintarnya harus berbuat apa pada tiap situasi. Gitu.

•Ga bawa perasaan?

Pernah sekali. Tapi ya sudah tidak lagi. Sadar dong bahwa ini semua hanya sebatas teman. Kalau urusan perasaan, udah beda lagi dan harus dipisah sama urusan pertemanan hehe. Harus tulus.

•Orang tua gimana responnya?

Pertama ya sempat melarang. Bukan melarang berteman dengan cowok. Tapi lebih ke “Mereka itu siapa? Bukan anak sekolahmu dan bukan anak komplek.” Tapi setelah aku beri penjelasan dan aku mengenalkan temanku pada orang tua ku, mereka pelan-pelan mengerti. Dunia ini tak melulu orang komplek rumah dan sekolah. Jujur saja. Be honest. Kuncinya, jujur.

Enak loh, berteman dengan orang luar sana. Banyak jaringan. Saya sudah merasakan kelebihannya. Dengan mempunyai teman banyak, kita juga bisa saling sayang. Sayang tak melulu tentang pacar. Teman juga disayang. Dengan banyak teman, berarti banyak juga yang mendoakan kita.

Sekian. Kalau ada yang mau ditanya lebih tentang ini, bisa dm aja

Instagram & twitter : audimzz

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s