12:13am

Pertama, syaa berterima kasih kepada manusia yang sudah mau membaca kicauan saya yang tidak jelas ini. Saya hanya sharing apa yang saya alami.
Beberapa orang suka nanyain saya, “audi pacarnya siapa?” Bahkan keluarga dan teman dari orang tua saya bertanya hal yang serupa.
Dengan santai, saya menjawab, “tidak. Saya tidak pacaran hehe.” Begitupun dengan orang tua saya. Dengan ringan menjawab,”audinya tidak pacaran.”

Ya memang, dulu dulu saya sempat merasakan namanya pacaran dan menjalin hubungan lebih dari sekedar sahabat. Tapi untuk kali ini, saya berpikir untuk lebih baik istirahat dulu ‘cinta-cintaan’nya.

Kenapa?

Alasan yang mungkin menjadi dasarnya adalah

1. Sakit hati. Jujur, saya adalah orang yang perasa. Pada usia masih 17 tahun saya pernah dibutakan oleh cinta, mencintai terlalu dalam kemudian tersakiti. Beberapa orang menyebutnya trauma. Tapi saya merasa saya tidak trauma. Saya hanya mencoba mengobati luka hati ini. Mengistirahatkan diri. Sudah dua tahun ini berjalan. Namun ketika melihat ‘dia’ di sini, saya masih merasa terkoyak.

2. Fokus. Fokus pada pendidikan lebih utama. Apalagi saya sudah mau lulus dari sekolah dan menuju ke jenjang perkuliahan. Meskipun istirahat dari cinta ini tidak membawa saya menuju rank nomor 1 di sekolah, tapi peningkatan pada pelajaran akademik maupun non akademik lumayan terasa. Saya juga menemukan potensi-potensi yang saya punya yang sebelumnya saya kira tidak mungkin. Saya menargetkan saat kuliah nanti, harus lulus dalam waktu 3.5 tahun dan cumlaude. Hehe.

3. Teman. Mantan saya adalah kakak kelas saya yang mempunyai beda 4 tahun dari saya. Dengan jarak yang lumayan, membuka peluang saya untuk berteman dengan teman-temannya juga. Sampai sekarang pun, kami masih berteman. Temannya cowok? Iya. Nah, tidak banyak cowok yang senang ketika ceweknya mempunyai teman cowok. Itu sedikit bermasalah pada saya. Saya menemukan banyak teman cowok pada setiap hobi yang saya senangi atau event yang saya ikuti. Meski begitu, saya juga tetap memiliki teman cewek. Menurut saya, saya adalah orang yang fleksibel. Saya senang memperkenalkan diri pada orang lain.

4. Diri sendiri. Saya mencintai diri saya. Saya memanjakan diri saya. Saya tidak mau diri saya disakiti oleh orang lain. Terdengar egois. Namun, tidak salah kan, menyayangi diri sendiri?

5. Saya tidak tahu ini alasan apa. Saya adalah orang yang pemilih. Saya punya beberapa tipe untuk memilih seorang cowok. Contoh kecil, saya tertarik pada cowok yang cerdas namun humoris. Kemudian, saya adalah orang yang mudah sekali ilfeel. Contoh, saya kurang suka pada cowok yang sendawa di tempat umum.

6. Saya lebih suka pada cowok yang lebih sering saya temui dan berinteraksi langsung. Saya lebih suka bagaimana seorang cowok ini menarik perhatian saya kemudian bagaimana ia memperlakukan saya lewat pergerakan langsung daripada lewat chat atau message. Meskipun dengan chat juga bisa membuat sesuatu menjadi intens. Tapi dengan chat, manatau bagaimana raut asli wajahnya. Sehingga tidak bisa membaca matanya. Lewat mata, terkadang kita bisa membaca maksudnya. Tidak banyak sekarang ini orang yang memilih ‘aksi’ untuk PDKT.

Saya merasa belum bisa terikat dengan siapapun. Baiklah kalau kamu ingin mendekati saya. Tapi saya tidak bisa menjanjikan status ini menjadi pacaran. Saya masih ingin bersenang-senang saat ini. Kecuali, kamu mendekati saya kemudian melamar saya, mendatangi orang tua saya. Tanpa pacaran. Saya akan serius. Saya berpikir, seorang cowok yang serius akan datang langsung pada orang tua saya. Memperkenalkan diri pada orang tua saya kemudian memperkenalkan saya pada orang tuanya.

Saya berpikir bahwa pacaran itu seperti ini, UDAH AH PUSING GUA MALAS PACARAN DULU POKOKNYA AHHAHAHAHAHAHA!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s